Dalam Matius 24:37, kata Yesus, seperti pada zaman Nuh, demikian pula halnya dengan kedatangan Anak Manusia. Apa maksud Yesus dengan hal itu? Mengapa kedatangan Anak Manusia akan seperti pada zaman Nuh??
Apa yang Alkitab katakan tentang zaman Nuh?
Namun seperti pada zaman Nuh, demikian pula halnya dengan kedatangan Anak Manusia. Sebab seperti pada hari-hari sebelum air bah, mereka makan dan minum, menikah dan mengawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, Dan tidak tahu sampai air bah itu datang, dan membawa mereka semua pergi; demikian pula halnya dengan kedatangan Anak Manusia. Maka akan ada dua orang yang berada di lapangan; yang satu akan diambil, dan yang lainnya kiri. Dua wanita sedang menggiling di penggilingan; yang satu akan diambil, dan yang lainnya kiri (Matius 24:37-41)
kata Yesus, bahwa kedatangan Anak Manusia akan sama seperti zaman Nuh. Sebelum banjir melanda bumi, semua orang di bumi sedang makan, minum, menikah, dan mengawinkan.
Sementara masyarakat sibuk dengan aktivitas sehari-hari, Nuh dan keluarganya bersiap menghadapi air bah dan masuk ke dalam bahtera.
Tidak ada yang memperhatikan, bahwa Nuh dan keluarganya masuk ke dalam bahtera. Mereka semua terlalu sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Mereka terlalu sibuk dengan diri mereka sendiri. TIDAK, tidak ada yang memperhatikan apa pun, sampai mereka kewalahan dan terbawa banjir (Baca juga: Terlalu sibuk menjadi sibuk).
Tidak ada seorang pun yang diselamatkan, kecuali Nuh, istrinya, putranya, istri dari putra-putranya, dan binatang, yang masuk ke dalam bahtera.
Nuh adalah orang yang saleh dan hidup dalam persekutuan dengan Tuhan. Terlepas dari kenyataan bahwa orang-orangnya korup dan melakukan banyak hal, yang jahat di mata Tuhan dan bertentangan dengan kehendak-Nya, Nuh berjalan dalam ketaatan kepada Tuhan sesuai kehendak-Nya.
Nuh menemukan kasih karunia di mata Tuhan. Nuh mendengarkan firman Tuhan. Dia mendengarkan firman Tuhan dan menaati firman Tuhan serta berjalan sesuai kehendak-Nya.
Mengapa banjir melanda bumi pada zaman Nuh?
Mengapa banjir melanda bumi pada zaman Nuh? Banjir melanda bumi, karena Allah melihat bahwa kejahatan manusia besar di bumi. Tuhan melihat bahwa setiap imajinasi dan pikiran hati manusia hanyalah kejahatan (Asal 6:5)
Bumi telah rusak di hadapan Allah, dan bumi dipenuhi dengan kekerasan, karena semua daging telah merusak jalannya di bumi. Bukankah ini mengingatkanmu pada Yesaya 24; tentang kedatangan Hari Tuhan dan penghakiman Tuhan di bumi? (Baca juga: 7 ciri-ciri zaman Nuh).
Kedatangan Anak Manusia
Sebagaimana dimaksud, di postingan sebelumnya, kita hidup di hari-hari terakhir akhir zaman. Kita hidup di zaman dimana dosa dan kejahatan merajalela dan menutupi bumi dan naik ke surga. Orang-orang sombong dan memberontak dan hidup menuruti keinginan mereka sendiri, melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Mereka lebih memilih memenuhi nafsu dan keinginan daging mereka, alih-alih tunduk pada Roh dan mendengarkan, membaca, dan mempelajari Firman Tuhan dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan, dan memuaskan rencananya Tuhan atas hidup mereka.
Tuhan masih berbicara, tetapi orang-orang tidak mau mendengarkan Tuhan.
Masyarakat tidak rela menyerahkan nyawanya sendiri dan karena itu, mereka tidak mau mendengarkan apa yang Firman katakan (Baca juga: ‘Ketika manusia tidak mendengarkan suara Tuhan‘).
Kedatangan Anak Manusia akan sama seperti zaman Nuh, ketika kejahatan manusia menjadi besar di bumi.
kata Yesus, bahwa dua orang itu akan berada di lapangan; yang satu akan diambil, dan yang lainnya kiri. Dua wanita sedang menggiling di penggilingan; yang satu akan diambil, dan yang lainnya kiri.
Yang membedakan satu dengan lainnya? Mengapa yang satu diambil dan yang lain tidak? Mereka yang percaya kepada Yesus Kristus, dilahirkan kembali dari air dan Roh, dan mencintai-Nya, akan diambil.
Apakah kamu mencintai Yesus?
Apa yang Yesus katakan tentang mengasihi Dia? Kapan kamu mencintai Yesus?
Dia yang memiliki perintah saya, dan menyimpannya, dialah yang mengasihi Aku: dan dia yang mengasihi Aku akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan aku akan mencintainya, dan akan memanifestasikan diri kepada -Nya. Yudas berkata kepada-Nya, bukan Iskariot, Tuhan, bagaimana mungkin Engkau akan menyatakan diri-Mu kepada kami, dan tidak kepada dunia? Yesus menjawab dan berkata kepadanya, Jika seorang pria mencintaiku, Dia akan menyimpan kata -kataku: dan ayahku akan mencintainya, dan Kami akan datang kepadanya, dan jadikanlah Kami tempat tinggal bersamanya. Dia yang mencintaiku tidak menepati perkataanku: dan perkataan yang kamu dengar bukanlah perkataan-Ku, tetapi Bapa yang mengutus Aku (Yohanes 14:21-24)
Barangsiapa mengasihi Yesus, akan memperlihatkan kepada-Nya dengan menaati perintah-perintah-Nya dan berjalan menurut perintah-perintah-Nya. Jika Anda mengasihi Dia dan berjalan sesuai kehendak-Nya, maka Dia akan mengenal kamu dan kamu akan diangkat pada hari besar kedatangan Anak Manusia itu.
Dunia akan sibuk, melakukan aktivitasnya sehari-hari, tetapi jika Anda percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi Dia serta berjalan menurut perintah-perintah-Nya, engkau akan dibawa ke dalam kemuliaan-Nya dan memperoleh hidup yang kekal.
'Jadilah garam dunia'



