Mengapa Tuhan berkata, kamu tidak akan melakukannya dan mengapa Yesus berkata, kamu harus? Dalam perjanjian lama, Tuhan harus berurusan dengan manusia lama yang duniawi, yang hidup menurut daging, dan yang rohnya mati. Karena manusia tua termasuk dalam generasi manusia yang telah jatuh, Tuhan tahu tidak ada hadiah yang baik dalam daging (jiwa raga), tapi jahat. Oleh karena itu orang tua dengan sifat berdosanya tidak mampu berbuat baik. Dalam perjanjian lama, hanya ada beberapa orang, yang menyerah kepada Tuhan dan mematuhi perintah-Nya dan Firman -Nya. Karena fakta, bahwa sifat daging itu jahat, Tuhan berkata, Jangan. Sebab daging selalu bertentangan dengan roh dan selalu ingin melakukan hal-hal yang bertentangan dengan roh kehendak Tuhan.
Tuhan versus iblis
Pikiran kedagingan adalah permusuhan terhadap Tuhan: karena itu tidak tunduk pada hukum Tuhan, keduanya memang tidak mungkin terjadi (Roma 8:7)
Iblis akan melakukannya selalu memberontak terhadap Firman Tuhan dan Kehendaknyaaku. Ketika Tuhan memerintahkanmu untuk melakukannya tidak melakukan sesuatu, iblis akan selalu mengatakan sebaliknya dan akan mendorong Anda untuk melakukannya. Iblis akan selalu memberontak melawan kehendak Tuhan dan melakukan hal-hal yang merupakan kekejian bagi Tuhan.
Ini semua tentang siapa yang ingin Anda patuhi. Iblis dan dagingmu? Atau Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus dan Roh? (Baca juga: ‘Budak siapa kamu?‘)
Jangan vs. Kamu akan melakukannya
Ketika daging Anda dengan sifat dosanya disalibkan dan ketika roh Anda dibangkitkan dari kematian dan Roh Kudus tinggal di dalam Anda, engkau telah menerima sifat Tuhan. Anda telah menjadi anak Tuhan dan menjadi milik-Nya dan Anda harus melakukan segala yang Anda bisa untuk menyenangkan-Nya.
Karena sifatmu telah berubah, kamu tidak boleh lagi mengikuti kedagingan dan mengabdi pada iblis, tetapi kamu harus berjalan menurut Roh dan melayani Yesus Kristus dan Bapa. Karena itu, kamu tidak akan lagi hidup menurut hukum dosa dan kematian, tetapi kamu akan hidup menurut hukum Roh.
Ketika Anda dilahirkan kembali di dalam Yesus Kristus dan menjadi sebuah ciptaan baru, Tuhan tidak perlu mengatakannya kepada Anda: “Jangan”, karena Roh Kudus-Nya; Sifatnya ada di dalam dirimu. Oleh karena itu secara otomatis Anda akan melakukan kehendak-Nya. Anda harus berjalan menurut Roh, Siapa bilang: “Kamu harus”.
Saat Anda berjalan mengikuti Roh, kamu harus masuk perintah Yesus. kata Yesus: “Anda harus melakukannya…”, karena Dia mengetahui hal itu pria baru lahir dari Tuhan dan mempunyai sifat Tuhan serta mampu memenuhi hukum Tuhan, itulah kehendak Tuhan.
'Jadilah garam dunia’


