Apa itu Jumat Agung?

Setiap tahun, Jumat Agung diperingati oleh umat Kristiani. Namun apa arti Jumat Agung? Mengapa Jumat Agung merupakan hari yang penting bagi umat Kristiani dan umat manusia?

Apa yang terjadi pada Jumat Agung?

Pada hari Jumat Agung, kita ingat Penyaliban Yesus Kristus. Yesus mati untuk umat manusia dan menanggung segala dosa, kejahatan, penyakit, dan penyakit pada-Nya. Dia menanggung segala dosa dan kejahatan dunia dan menanggung hukuman atas dosa, yaitu kematian, pada diri-Nya sendiri.

Yesus adalah Anak Domba Allah dan menjadi Pengganti manusia yang jatuh. Sehingga semuanya, siapa yang percaya kepada-Nya akan ditebus oleh darah-Nya dari dosa dan kematian, dan dipersatukan kembali dengan Bapa.

Yesus dijadikan dosa

Semua orang yang ditebus Tuhan diselamatkan dan menerima kehidupan kekal.

Ketika Anda percaya kepada Kristus, Anda ditebus dari keadaan dan sifatmu yang penuh dosa.

Darah Kristus menebus Anda dari kuasa iblis dan membawa Anda ke dalam Kerajaan Allah dan menjadikan Anda orang benar. Anda bukan lagi orang berdosa tetapi kamu telah menjadi orang suci.

Ketika Anda menjadi orang suci, kamu akan hidup sebagai orang suci dan berjalan dalam kekudusan dan kebenaran. Sama seperti Yesus berjalan dalam kekudusan dan kebenaran, karena Dia telah menjadi Pemilik barumu.

Sebelum Anda menerima Yesus Kristus, sebagai Juruselamat dan Tuhanmu, kamu berjalan sesuai dengan kehendak iblis (pemilik Anda sebelumnya).

Tapi sekarang, kamu harus berjalan sesuai dengan kehendak Yesus (Pemilik baru Anda). Anda dapat menemukan kehendak-Nya dalam Firman-Nya. Firman itu adalah Yesus, dan melalui Firman-Nya, Dia akan mengungkapkan dan membagikan kehendak-Nya kepada Anda.

Pos pencambukan

Dan Dia mengambil roti, dan mengucap syukur, dan mengeremnya, dan memberikannya kepada mereka, pepatah, Inilah tubuhKu yang diberikan untukmu: ini dilakukan untuk mengenangku. Begitu juga cangkir setelah makan malam, pepatah, Piala ini adalah Perjanjian Baru dalam Darah Saya, yang ditumpahkan untukmu (Lukas 22:19-20)

Yesus mengambil roti itu, yang melambangkan tubuh-Nya di dunia kasat mata. Setiap kali Anda mengambil roti dan memakan rotinya, kamu ingat tubuh-Nya, yang diberikan untukmu. Anda ingat garis-garisnya, Dia mengambil alih diri-Nya sendiri, di pos pencambukan, pada hari Jumat Agung. Ingatlah bahwa oleh bilur-bilur-Nya kamu telah disembuhkan. Ya, segala penyakit dan penyakit ditimpakan-Nya ke atas diri-Nya di tiang pencambukan.

Namun Dia terluka karena pelanggaran kita, Dia diremukkan karena kesalahan kita: hukuman atas kedamaian kita ada pada-Nya; dan dengan bilur-bilur-Nya kita disembuhkan (Yesaya 53:5)

Oleh bilur-bilurnya kamu disembuhkan (1 Petrus 2:24)

Pekerjaan yang telah selesai di Golgota

Setelah pos pencambukan, Yesus melanjutkan perjalanan-Nya ke Golgota; tempat itu, di mana Dia akan mati demi seluruh umat manusia. Ya, Dia akan dikorbankan demi seluruh umat manusia.

Pada hari Jumat Agung, Yesus ditikam di kayu salib dan menanggung segala kesalahan dan dosa umat manusia. Yesus menanggung segala dosa, kejahatan, dan akhirnya kematian menimpa diri-Nya sendiri. Sehingga semuanya, siapa yang percaya kepada-Nya akan menerima penebusan, kehidupan kekal, kehidupan bersatu kembali dengan Bapa. Setiap orang, yang ditebus oleh darah Yesus, tidak akan menghadapi kematian.

Pegunungan gambar dan ayat Alkitab Romans 6-6-7- Mengetahui hal ini bahwa orang tua kita disalibkan dengan -Nya bahwa tubuh dosa dapat dihancurkan bahwa selanjutnya kita tidak boleh melayani dosa karena Dia yang mati dibebaskan dari dosa

Darahnya (Hidupnya) ditumpahkan di kayu salib. Anggur yang Anda minum melambangkan darah-Nya (Hidupnya) yang menghapuskan segala dosa dan kesalahanmu serta menebusmu dari sifat dosa.

Yesus mempunyai satu tujuan, dan itu untuk melakukan kehendak Bapa-Nya. Dia tahu, betapa Tuhan sangat mengasihi manusia.

Ya, Yesus tahu betapa besarnya kasih Allah Anda, dan karena Dia melihat betapa besarnya kasih Bapa-Nya kepada Anda, Dia memberikan nyawa-Nya untukmu. Agar kamu dipertemukan kembali dengan Penciptamu, Bapamu di Surga.

Jangan pernah lupakan pengorbanan-Nya yang besar. Jangan pernah melupakan salib dan darah Yesus Kristus. Tapi ingat setiap hari, apa yang telah Dia lakukan untukmu dan apa yang telah Dia berikan kepadamu.

Setiap hari, kamu harus memikul salibmu dan mengikuti Yesus, yang berarti Anda bertindak dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya, dan bukan kemauanmu sendiri lagi. Jika kamu berjalan sesuai kehendak-Nya, kamu akan menyenangkan Dia, dan meninggikan Dia dalam segala hal yang kamu lakukan.

Baca juga: Pekerjaan penebusan Tuhan

“Jadilah garam dunia”

Anda Mungkin Juga Menyukainya

    kesalahan: Karena hak cipta, it's not possible to print, unduh, menyalin, mendistribusikan atau mempublikasikan konten ini.