Saya hampir berada dalam segala kejahatan di tengah jamaah dan majelis (Peribahasa 5:14)
Ketika Anda belum menyalibkan daging Anda dan belum mati terhadap 'diri Anda', lalu ketika seseorang mengoreksi Anda, berdasarkan Firman, kamu akan tersinggung, kesal, dan marah.
Kenapa kamu menjadi tersinggung, kesal atau marah? Karena Anda berpikir bahwa Anda mengetahuinya lebih baik daripada orang lain. Selama Anda belum melakukannya meletakkan dagingmu, Anda akan berjalan dengan bangga dan ingin diakui oleh orang lain. Bahkan jika kamu berkata, bahwa kamu tidak sombong dan angkuh. Yang benar adalah, itu selama 'diri'mu masih bertahta dalam hidupmu, kamu tidak mampu berjalan dalam kerendahan hati yang sejati.
Saat Anda membual tentang berapa banyak yang telah Anda sumbangkan untuk amal atau jika Anda memberi tahu orang lain, apa yang telah kamu lakukan untuk ini dan itu, Anda mencari pengakuan dan pujian dari orang lain. Anda ingin menunjukkannya kepada mereka, seberapa banyak 'baik’ kamu telah melakukannya. Karena itu, hal-hal ini menunjukkan bahwa Anda belum mati terhadap 'diri sendiri'.
Hanya ada satu orang, yang bisa duduk di singgasana hidupmu. Itu antara Anda atau Yesus. Yang pertama bersifat duniawi, yang kedua adalah rohani. Yang pertama akan membawa Anda menuju kematian abadi, dan Yang kedua akan menuntunmu menuju kehidupan kekal.
'Jadilah garam dunia’


