Apa arti dari peribahasa 5:1-2, Anakku, perhatikan kebijaksanaanku, dan tundukkan telingamu pada pengertianku: agar kamu menghargai kebijaksanaan dan agar bibirmu menyimpan pengetahuan?
Arti Amsal 5:1-2
Dalam Amsal 5, sang ayah memperingatkan putranya tentang wanita asing dan tindakan perzinahan. Dalam dua ayat Alkitab pertama dari Amsal 5, sang ayah memerintahkan putranya untuk memperhatikan kebijaksanaannya dan mendengarkan pemahamannya. Sehingga, anaknya mungkin menganggap kebijaksanaan dan bibirnya menyimpan pengetahuan.
Seperti seorang ayah di dunia yang menyuruh putranya untuk memperhatikan kebijaksanaannya dan menundukkan telinga pada pemahamannya, demikian pula Bapa Surgawi menyuruhmu untuk memperhatikan hikmat-Nya dan menundukkan telingamu pada pengertian-Nya.
Jangan bersandar pada kebijaksanaan dan pengertian Anda sendiri, tetapi pada kebijaksanaan dan pengertian-Nya.
Hikmat Bapa bukanlah hikmat manusia duniawi. Bukanlah kebijaksanaan dunia ini yang berasal dari pikiran duniawi. Tapi itu adalah hikmah Tuhan.
Hikmat ini diungkapkan melalui Firman dan Roh-Nya.
Kebijaksanaan ini hanya dapat dipahami dengan pikiran spiritual ciptaan baru.
Ciptaan baru mengetahui kehendak Tuhan melalui pembaharuan pikiran dengan Alkitab, yaitu Firman Tuhan dan berdiamnya Roh Kudus.
Hormatilah kebijaksanaan dan bibirmu menyimpan pengetahuan
Ketika Anda memperhatikan hikmat Bapa dan mendengarkan pengertian-Nya, Anda harus memperhatikan kebijaksanaan dan bibirmu akan tetap (mengamati) pengetahuan. Anda harus bijaksana dan hidup benar dan suci.
Anda harus melakukannya berjalan layak bagi Tuhan dalam mengetahui kehendak-Nya. Dan seperti bibirmu menyimpan ilmu, engkau harus mengucapkan firman Tuhan dan pengajaran yang benar.
Jika Anda mematuhi instruksi Bapa, kamu harus menjaga dirimu dari kejahatan.
'Jadilah garam dunia'


