Apa yang dimaksud dengan Amsal 10:4 berarti, Dia menjadi miskin yang berurusan dengan tangan yang kendur: Tapi tangan orang yang rajin membuat orang kaya.
Apa yang Amsal 10:4 Berarti?
Dia menjadi miskin yang berurusan dengan tangan yang kendur: Tapi tangan orang yang rajin membuat orang kaya (Peribahasa 10:4)
Dalam Amsal 10:4, Kami membaca tentang orang yang malas dan orang yang rajin dan apa yang sikap dan etos kerja mereka muncul dalam hidup mereka. Orang yang malas, yang berurusan dengan tangan kendur menjadi buruk. Tapi tangan orang yang rajin membuat orang kaya.
Kebenaran ini juga berlaku untuk orang Kristen. Orang percaya yang malas menjadi miskin dan orang percaya yang rajin menjadi kaya. Apa artinya ini?
Orang percaya yang malas
Di Perumpamaan tentang Talenta, Yesus membahas baik orang percaya malas dan orang percaya yang rajin. Ketika orang Kristen malas dan tidak melakukan apa pun dengan bakat yang telah Tuhan berikan kepada mereka, Tuhan tidak akan bangga pada mereka. Sebaliknya, Tuhan akan meminta pertanggungjawaban mereka atas kenyataan bahwa mereka tidak melakukan apa pun.
Saat orang percaya:
- doesn’t seek those things which are above and don’t spend time to the things of the Kingdom of Heaven, but instead seek those things which are on earth and spend their time to the things of this world,
- doesn’t read and study, Alkitab (Firman Tuhan) and doesn’t obey and apply the words of God in his/her life,
- doesn’t or hardly pray and isn’t persistent in prayer,
- doesn’t obey the Lord and submit to Him and therefore doesn’t serve Him,
the believer shall not grow up into the sonship of God (ini berlaku untuk pria dan wanita) and stay spiritually poor.
The believer shall not get to know the Lord and His will. Just like the servant with the one talent, who thought that he knew his lord, tapi kenyataannya, he didn’t know his lord at all. Because he didn’t know the Lord and His will, Dia kehilangan segalanya dan dilemparkan ke dalam kegelapan luar.
Ketika orang percaya miring dan malas dan tidak melakukan apa pun dengan apa yang Tuhan berikan kepada orang percaya, Tuhan pada akhirnya akan mengambil semuanya dari orang percaya.
Orang percaya yang rajin
Tapi orang percaya, siapa yang bersemangat dalam semangat, bangun, dan rajin dengan apa yang Tuhan berikan kepadanya akan mendapatkan buah -buahan lainnya.
Saat orang percaya:
- mencari hal -hal yang di atas, dan menghabiskan waktu bersama Tuhan, dan sibuk melakukan hal -hal Kerajaan Allah
- mempelajari Alkitab (Firman Tuhan) dan menerapkan kata -kata Tuhan untuk hidupnya,
- setia dan kuat dalam doa,
- taat kepada Tuhan, menyerahkan dirinya sendiri, dan melayani dia dengan sepenuh hati
maka orang percaya akan matang secara spiritual dan tumbuh dalam putra Allah dan menjadi (Rohani) kaya.
Apakah Anda orang percaya yang malas atau orang percaya yang rajin?
Karena Tuhan tidak benar untuk melupakan pekerjaan dan kerja cinta Anda, yang telah Anda tunjukkan pada namanya, dalam hal itu kamu telah melayani orang -orang kudus, dan melakukan Menteri. Dan kami ingin bahwa Anda masing -masing menunjukkan ketekunan yang sama dengan jaminan penuh harapan sampai akhir: Bahwa kamu tidak malas, Tetapi pengikut mereka yang melalui iman dan kesabaran mewarisi janji -janji (Ibrani 6:10-12).
Seperti yang dijelaskan Yesus dalam perumpamaan tentang bakat, Tuhan akan menilai setiap orang sesuai dengan pekerjaannya (Matius 16:27, Roma 2:6, Wahyu 22:12).
Tuhan telah memberikan segalanya kepada ciptaan baru (pria baru), Siapa yang diciptakan dalam Yesus Kristus. Tapi itu tergantung pada kreasi baru, apa yang mereka lakukan dengan rahmat dan warisan Tuhan.
Oleh karena itu jangan miring, Jangan malas, tapi tetap terjaga, dan teguh dalam iman. Bersabarlah dan rajin. Cintai Tuhan di atas segalanya, dan melayani dia dengan segala sesuatu yang telah dia berikan kepada Anda. Sehingga Anda menjadi kaya di dalam Dia dan memuliakan serta meninggikan Dia dan Bapa melalui hidup Anda dan bekerja.
“Jadilah garam dunia”


